SEMARANG, PGMI FTIK – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang sukses menggelar kegiatan Visiting Lecture internasional. Kegiatan ini menghadirkan Peneliti Postdoctoral dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mussa S. Abubakari, Ph.D., akademisi asal Tanzania, sebagai dosen tamu dan narasumber utama.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang N3, FTIK UIN Walisongo Semarang pada Jumat, 2 Oktober 2026 pukul 08.00–12.00 WIB ini mengusung tema “Assessment Tools: Test and Non-Test Assessment” (Instrumen Penilaian: Tes dan Nontes). Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas wawasan akademik internasional mahasiswa PGMI, serta memperkuat kolaborasi riset dan akademik.
Dalam pemaparannya, Mussa S. Abubakari, Ph.D. menyoroti pentingnya integrasi antara instrumen penilaian tes dan nontes dalam proses evaluasi pembelajaran. Beliau menekankan bahwa tes sangat efisien untuk mengukur domain kognitif, namun instrumen nontes—seperti observasi, portofolio, jurnal reflektif, hingga peer-assessment—sangat krusial untuk mengukur ranah psikomotorik dan afektif (‘amal dan akhlaq) peserta didik.

Selain itu, ia juga memaparkan bagaimana nilai-nilai etika Islam seperti Amanah, ‘Adl (keadilan), Sidq (kejujuran), serta Ihsan dan Rahmah harus melandasi setiap proses penilaian dan evaluasi pendidikan.
Kegiatan perkuliahan interaktif ini diakhiri dengan sesi diskusi, warm-up reflection, serta perancangan rencana asesmen pembelajaran (assessment plan) secara berkelompok oleh mahasiswa.
Melalui agenda Visiting Lecture ini, Prodi PGMI FTIK UIN Walisongo berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran berkualitas berstandar internasional guna mencetak calon-calon pendidik madrasah yang profesional, adaptif, dan berwawasan global.
