Pendampingan pengelola jurnal FTIK UIN Walisongo Semarang bersama Yoris Adi Maretta, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Negeri Semarang, sebagai upaya meningkatkan kualitas jurnal menuju indeksasi Scopus.

SEMARANG — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Review dan Submit Jurnal pada Sistem Akreditasi Jurnal (ARJUNA) pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola jurnal ilmiah sekaligus mempersiapkan reakreditasi lima jurnal di lingkungan FTIK, termasuk Journal of Integrated Elementary Education (JIEED), jurnal ilmiah yang dikelola Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Kegiatan berlangsung pukul 08.00–13.40 WIB di Ruang Sidang Lantai 2 FTIK UIN Walisongo Semarang dengan menghadirkan Yoris Adi Maretta, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai narasumber sekaligus pendamping dalam proses review dan submit jurnal. Kegiatan diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, serta para pengelola jurnal di lingkungan FTIK.

Lima jurnal yang mengikuti proses review dan submit tersebut adalah Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning, Journal of Integrated Elementary Education (JIEED), Alsina: Journal of Arabic Studies, Journal of Early Childhood and Character Education, serta Jawda: Journal of Islamic Education Management.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FTIK untuk memperkuat akreditasi dan tata kelola jurnal ilmiah. Melalui pendampingan dan penelaahan bersama narasumber, setiap pengelola jurnal memperoleh kesempatan untuk meninjau kesiapan dokumen, mengevaluasi pengelolaan jurnal, serta menyelesaikan proses pengajuan reakreditasi melalui sistem ARJUNA.

 JIEED PGMI Berkomitmen Meningkatkan Kualitas dan Akreditasi

Bagi Program Studi PGMI UIN Walisongo Semarang, kegiatan ini memiliki arti penting dalam menjaga keberlanjutan pengembangan publikasi ilmiah. JIEED merupakan jurnal yang berfokus pada kajian pendidikan dasar dan pendidikan guru sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah. Sebagai jurnal yang telah terakreditasi SINTA 2, JIEED memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas substansi artikel, proses penelaahan ilmiah, konsistensi penerbitan, serta tata kelola editorial.

Keikutsertaan JIEED dalam proses review dan submit reakreditasi menjadi bagian dari ikhtiar untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian akreditasi. Harapan untuk naik ke peringkat yang lebih tinggi perlu diiringi dengan komitmen berkelanjutan dari seluruh pengelola, mulai dari editor, reviewer, hingga tim pendukung teknis jurnal.

Peningkatan kualitas jurnal tidak hanya ditentukan oleh pemenuhan persyaratan administratif akreditasi. Kualitas artikel yang diterbitkan, ketepatan waktu penerbitan, keterbukaan proses editorial, konsistensi penerapan etika publikasi, serta penguatan jejaring akademik juga menjadi aspek penting dalam membangun reputasi jurnal ilmiah.

 Penguatan Komitmen Pengelola dan Kolaborasi Akademik

Dalam kegiatan review dan submit, lima jurnal FTIK memperoleh pendampingan untuk menyiapkan dan mengajukan berkas reakreditasi melalui ARJUNA. Proses ini menjadi momentum evaluasi bersama bagi pengelola untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki dan memperkuat standar pengelolaan jurnal sesuai dengan ketentuan akreditasi yang berlaku.

Keberhasilan menyelesaikan proses submit secara bersama-sama menunjukkan adanya upaya kolektif di lingkungan FTIK dalam mendukung peningkatan mutu publikasi ilmiah. Namun, proses tersebut juga perlu ditindaklanjuti dengan konsistensi pengelolaan, evaluasi berkala, dan peningkatan kualitas artikel yang diterbitkan.

Bagi PGMI UIN Walisongo, penguatan JIEED juga berkaitan dengan pengembangan budaya akademik di lingkungan program studi. Jurnal ilmiah menjadi ruang diseminasi hasil penelitian dosen dan peneliti, pertukaran gagasan, serta pengembangan pengetahuan di bidang pendidikan dasar. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, JIEED diharapkan dapat memperluas kontribusinya bagi pengembangan ilmu pendidikan dasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini, FTIK UIN Walisongo Semarang berharap seluruh pengelola jurnal semakin memperkuat komitmen terhadap mutu dan keberlanjutan publikasi ilmiah. Bagi JIEED PGMI, proses reakreditasi menjadi kesempatan untuk terus berbenah, mempertahankan kualitas yang telah dicapai, dan mengupayakan peningkatan peringkat akreditasi pada periode berikutnya.

Lima jurnal telah menuntaskan tahap submit reakreditasi. Langkah selanjutnya adalah menjaga komitmen, memperkuat kualitas, dan memastikan peningkatan mutu menjadi budaya kerja seluruh pengelola jurnal.